Berpartisipasi di GreenRIGHT: Green Building Expo & Conference 2013, Philips Tekankan Peran Pencahayaan dalam Gerakan Hijau

April 10, 2013

Jakarta, Indonesia - Royal Philips Electronics (NYSE: PHG, AEX: PHI), pelopor di bidang pencahayaan, kembali berpartisipasi dalam GreenRIGHT : Green Building Expo & Conference 2013 di Jakarta yang berlangsung 10-13 April 2013. Sebagai salah satu perusahaan yang turut menggagas berdirinya Green Building Council Indonesia – penyelenggara event ini – Philips Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam mendukung gerakan hijau di Indonesia melalui solusi pencahayaan LED yang ramah lingkungan serta program Turnkey Projects and Services-nya.

 

 “Ketika istilah Go Green, menjadi hijau dan sebagainya begitu marak, penting untuk memiliki persepsi yang tepat mengenai hijau. Hijau yang seperti apa? Tentunya, hijau yang sustain dan gain, senada dengan tema acara GreenRIGHT tahun  ini,” ujar Danny Gunadi, Professional Channel Marketing Manager, Philips Indonesia.  “Di Indonesia, istilah gerakan hijau digunakan mulai dari upaya pelestarian dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggungjawab, penghematan energi dan penggunaan energi terbarukan, penghematan dan konservasi air, hingga proses daur ulang dan pengelolaan sampah, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan lingkungannya.”

 

Kesadaran akan perlunya solusi pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi Philips. Di dunia, 19% penggunaan listrik adalah untuk pencahayaan. Selain itu, pencahayaan juga bertanggung jawab atas 1,9 milyar ton emisi CO2 setiap tahunnya. Dengan beralih ke teknologi pencahayaan hemat energi seperti LED (light emitting diode), penghematan energi rata-rata sebesar 40% dapat dilakukan. Bila dikalkulasikan secara global, hal ini setara dengan penghematan biaya listrik sebesar € 128 milyar (lebih dari Rp. 1,600 trilyun), dan pengurangan sebesar 670 juta ton emisi CO2 per tahun.

 

Selain penghematan energi dan pengurangan emisi CO2 (hingga 70%), sistem pencahayaan LED juga memberikan kemampuan mengontrol warna, intensitas, dan arah cahaya (di dalam dan luar ruang), serta masa pakai yang lebih panjang (dari 50,000 hingga lebih dari 100,000 jam).

 

Lampu LED yang dikembangkan Philips didisain untuk dapat menghasilkan sinar/cahaya lampu yang terang tanpa memproduksi energi panas. Selain itu, sistem pencahayaan LED memiliki umur yang lebih panjang dan lebih efesien dalam penggunaan daya listrik. Sebagai pembanding, lampu LED 10 Watt  menghasilkan cahaya setara lampu pijar 90 Watt.  “Solusi pencahayaan inovatif Philips (LED) tidak hanya menjadikan bangunan dan gedung ramah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi – mampu menurunkan rata-rata penggunaan listrik sebesar 40% bahkan hingga 80% -  bagi pemiliknya,” tandas Danny lebih lanjut.

 

Komitmen Philips dalam menghijaukan bangunan dan gedung di Indonesia tidak hanya dengan memberikan solusi pencahayaan. Lebih jauh lagi, Philips menawarkan program Turnkey Projects & Services (TPS), yaitu program kemitraan bagi pemilik/pengelola bangunan dan gedung. Dalam program ini, Philips akan melakukan audit energi, penyesuaian kebutuhan pencahayaan terpadu, manajemen proyek, perencanaan pembiayaan, dan pemeliharaan.

 

Seperti yang diungkapkan Danny, “Selain menjadi hijau, serta memberikan nilai ekonomi, keindahan yang diciptakan oleh teknologi pencahayaan LED akan memberikan pengalaman berbeda bagi siapapun yang melihatnya.” Hal ini dapat dilihat dari beberapa hotel dan city landmark di berbagai kota di Indonesia telah mengaplikasikan sistem pencahayaan LED seperti Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Hotel Shangri-La Surabaya, FX-Lifestyle X’Nter Sudirman Jakarta, Mal Kota Kasablanka Jakarta, Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Air Mancur Jl. Pemuda Surabaya, Air Mancur Bundaran Kota Palembang, Kantor Walikota Palembang, Pompa Bensin PT. Total Indonesia, dan Jembatan Suramadu Jawa Timur.

 

GreenRIGHT: Green Building Conference & Expo 2013 merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Green Building Council Indonesia, yang menghadirkan para ahli dari Indonesia dan luar negeri untuk saling berbagi informasi dan wawasan tentang masa depan dunia. Di acara ini, baik pelaku industri dan masyarakat dapat melihat upaya hijau (ramah lingkungan) apa saja yang dapat dan telah dilakukan. PT. Philips Indonesia menjadi salah satu Corporate Founding sejak GBCI dibentuk pada tahun 2009.

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

For further information, please contact:

Chandra Hadisumarto,  Account Manager, Prisma Public Relations
Tel: +62 21 8303322

E-mail: chandra@prismapr.co.id

.

Tentang Royal Philips Electronics

Royal Philips Electronics dari Belanda (NYSE: PHG, AEX: PHI) adalah perusahaan di bidang kesehatan dan kesejahteraan yang berfokus untuk menambah kualitas kehidupan masyarakat melalui inovasi berkelanjutan. Sebagai pemimpin global dalam bidang kesehatan, gaya hidup dan solusi pencahayaan, Philips mengintegrasikan teknologi dan rancangan solusi yang mengutamakan kepentingan masyarakat (people-centric), wawasan mengenai konsumen dan juga komitmen brand akan “Sense and Simplicity”. Berkantor pusat di Belanda, Philips didukung oleh 118.000 karyawan di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Dengan penjualan sebesar EUR 24,8 miliar pada tahun 2012, Philips menjadi pemimpin pasar di bidang perawatan jantung, perawatan akut dan perawatan kesehatan di rumah, solusi pencahayaan hemat energi dan aplikasi apencahayaan terbaru. Selain itu Philips juga menghadirkan perlengkapan untuk mendukung gaya hidup  yang mengutamakan kesejahteraan dan kenyamanan pribadi terutama dengan keunggulan di TV layar datar, alat cukur pria, peralatan hiburan portabel dan perawatan untuk kesehatan mulut. Untuk berita terbaru mengenai Philips, silakan kunjungi di www.philips.com/newscenter.

.