Prototipe Aplikasi Diabetes Pertama

September 16, 2015

Philips dan Pusat Studi Kedokteran Universitas Radboud di Belanda memperkenalkan prototipe aplikasi diabetes pertama yang terintegrasi dengan komunitas untuk memberdayakan pasien dan meningkatkan perawatan yang berkelanjutan

 

  • Komunitas di dunia maya,akan dapat menghubungkan konsumen dengan penyedia layanan kesehatan (dokter, rumah sakit)sekaligus  memungkinkan keduabelah pihak berbagi data pribadi konsumen dan data klinis dari penyedia layanan kesehatan
  • Melalui aplikasi ponsel, pasien bisa mendeteksi tingkat glukosa dalam darah, penggunaan insulin, nutrisi, kegiatan fisik, mooddan stress, dan bisamendapatkanmasukan dan petunjuk berbasis data, baik dari rumah atau  dimana saja.
  • Apliksasi ini dibangun dengan menggunakan Healthsuite,sebuah platform digital berbasis cloud milik Philips,  dan platform penghubung Salesforce;  diluncurkan pada Dreamforce 2015 di San Francisco

 

San Francisco, CA and Amsterdam, The Netherlands– Royal Philips (NYSE: PHG; AEX: PHIA) dan Pusat Studi Kedokteran Universitas Radboud Belandahari ini memperkenalkan prototipe kesehatan digital terintegrasi yang memungkinkan penderita diabetes beserta penyedia layanan kesehatannya membuat keputusan mengenai cara penanggulangan yang lebih tepat,sambil pada saat yang sama, dapat mengatur  perawatan diri 9self care) pasien diabetes yang kompleks.

 

 

Sistem yang terdiri dari aplikasi ponsel untuk pasien dan komunitas online ini adalah aplikasi pertama yang dapat mengumpulkan dan menghubungkan data dari rekam medis elektronik, alat-alat kesehatan pribadi – termasuk pengukur glukosa nirkabel dan alat pemantau kegiatan –ditambah dengan data yang pasien catat sendiri. Melalui ponsel pintar atau tablet, aplikasi ini memberikan pasien akses ke data parameter penting seperti tingkat glukosa darah, penggunaan insulindan nutrisi, serta petunjuk dimanapun pasien diabetes berada. Dalam komunitas online yang aman ini pasien yang mendaftar dan penyedia layanan kesehatan dapat berinteraksi melalui pesan pribadimaupun info yang ditujukan untuk semua anggota (shared info) sesuai dengan aturan klinis organisasi layanan kesehatan. Dengan cara ini, pasien bisa mendapatkan saran dari tim perawat yang menggunakan data yang telah digabungkan, dan dapat dengan mudah berbagi pengalaman dengan pasien-pasien lain, tenaga kesehatan, serta perawat.

 

Pengembangan prototipe yang dilakukan bersama-sama oleh Philips, Radboudumc dan Salesforce ini diharapkan untuk dapat dievaluasi dalam pasar terbatas sebelum akhir tahun ini, dan dengan rencana memperkenalkan solusi perawatan terhubung sejenis untuk kondisi kronis lainnya juga. 

 

Mendukung populasi kritis dengan kondisi yang kompleks

Diabetes merupakan sebuah kondisi kronis yang secara global juga dicatat telah menghabiskan banyak biaya belanja kesehatan[1]dengan hampir 400juta penderita di seluruh dunia[2].Diabetesseringkali diasosiasikan dengan berbagai penyakit kronis lainnya. Rata-rata, para penderita diabetes bisa mengambil hingga 180keputusan per hari[3]terkait kesehatan mereka, dengan mengumpulkan dan mengevaluasi informasi penting mengenai faktor personal dan medis, mulai dari kadar gula dalam darah, olahraga, hingga memilah makanan. Tim perawatan pasien diabetes bisa menambah lebih dari 10 tipe penyedia layanan[4]. Hal ini membuat hidup dengan diabetes rumit  ditangani sendiri, dan tak jarang mengakibatkan stres bagi penderita.

 

“Senang sekali  bisa membantu penderita diabetes dengan menyediakan alat yang menghubungkan semua data dan alat kesehatan yang mereka miliki. Sistem kami memungkinkan satu komunitas berbagi data dan pengalaman, di mana mereka bisa berkolaborasi dengan sesama pasien dan tim perawat, dalam sebuah lingkungan yang aman,” komentar Jeroen Tas, CEO Healthcare Informatics Solutions and Services, Philips. “Kebutuhan terhadap solusi yang bisa meningkatkan penangananmandiri dan perawatan yang berkelanjutan bagi mereka yang memiliki kondisi kronis seperti diabetes meningkat. Begitu pula kebutuhan untukmenjaga agar kondisi pasien tidak menurun (health deterioration), mengurangi angka penurunan kesehatan, tingkat kembali rawat inap di rumah sakit, serta tingkat kematian. Sistem ini didesain oleh pasien dan untuk pasien, memungkinkan manajemen kesehatan serta perawatan yang terintegrasi dengan cara baru, terkoneksi, efisien, dan sangat berorientasi pada pasien.”

 

“Kami ingin mendorong dan mendukung pasien agardapat mengendalikan penyakit yang mereka derita dengan menyediakan alat yang tepat untuk membuat keputusan. Hal ini sejalan dengan misi kami terhadap layanan kesehatan partisipatif berorientasi pada pasien di Radboudumc,” kata Cees Tack, Profesor penyakit dalam di Radboudumc.“Memberdayakan pasien menjadi mitra yang sesungguhnya dalam perawatan kesehatan mereka dengan memberikan akses terhadap data mereka, dan memfasilitasi kerjasama merupakan kunci  perubahan pada masyarakat,” Lucien Engelen, Director REshape Center di Radboudumc, menambahkan.“Melalui kerjasama dengan Philips, kami menciptakan sebuah kerangka kerja digital yang dibutuhkan untuk memungkinkan data dapat ditindaklanjuti serta mengubah cara pasien berinteraksi dengan perawat dan komunitas sosial mereka.”

 

Diaktifkan oleh Platform Digital HealthSuite

Sistem ini dibuat dengan menggunakan platform digital Philips HealthSuite dan platform  baru, CareCatalyst. Platform ini dengan aman menghubungkan alat-alat kesehatan dan mengumpulkan, mengintegrasi, serta menganalisa data pasien dari alat kesehatan pribadi, rekam medis elektronik, serta data kesehatan pribadi yang saling terkoneksi. Melalui platform digital terbuka ini, sumber dari pengukuran mandiri dan fungsional secara keseluruhan dapat dengan mudah diitingkatkan karena adanya ketersediaan teknologi pengukuran konsumen kesehatan digital. CareCatalyst adalah sebuah perangkat digital yang memudahkan sistem layanan kesehatan, institusi, serta penyedia layanan memanfaatkan kekuatan platform digital HealthSuite untuk solusi khusus yang terlokalisasi.

 

Program Philips Personal Health untuk tetap sehat dan membantu mencegah penyakit

Dalam menjalankan komitmennya lebih jauh lagi untuk mendukung masyarakat dengan  rangkaian perawatan kesehatan (Health Continuum), Philips baru-baru ini juga memperkenalkan sebuah program yang pertama dalam rangkaian program kesehatan pribadi, yang memberdayakan konsumen agar tetap sehat dan membantu mencegah penyakit. Masing-masing program terdiri dari alat pengukur kesehatan yang terkoneksi, sebuah program berbasis aplikasi yang dipersonalisasi dan aman, dengan analisa data berbasis cloud yang dibangun pada platform digital HealthSuite. Program kesehatan pribadi Philips akan memberdayakan orang-orang untuk dapat: mengukur tanda-tanda vital dan memahami bagaimana pilihan gaya hidup bisa mempengaruhi tubuh mereka; menentukan tujuan dan memantau kemajuan mereka; dan untuk tetap termotivasi dengan program-program cerdas yang dikembangkan oleh para dokter dan psikolog terkemuka untuk merespon kemajuan dan membuat rekomendasi yang sesuai untuk kondisi masing-masing individu.


Sistem prototipe diabetes akan dipresentasikan secara langsung oleh Jeroen Tas dan Lucien Engelen dalam konferensi Dreamforce2015 yang bertempat di San Francisco pada tanggal 15-18 September. Untuk berita dan perkembangan terbaru, sila kunjungi www.philips.com/dreamforce dan ikuti tagar #DF15 di twitter @PhilipsLiveFrom.

 

Foto resolusi tinggi bisa diunduh di sini. 



 

* Belum tersedia di Indonesia. Aplikasi ini masih dikembangkan dan tidak diperuntukkan bagi penggunaan medis. Pembinaan yang diberikan tidak untuk dianggap sebagai saran medis atau perawatan. Konslutasikan dengan dokter Anda sebelum melakukan perubahan pada resep obat.

[1]International Diabetes Federation 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

NIken Suryo Sofyan

Corporate Communication Manager, Philips Indonesia

e-mail: niken.suryo.sofyan@philips.com

 

.

Tentang Royal Philips:

Royal Philips (NYSE: PHG, AEX: PHIA) adalah perusahaan di bidang kesehatan dan kesejahteraan yang memfokuskan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat melalui inovasi di bidang Kesehatan, Gaya Hidup Konsumen dan Pencahayaan. Berkantor pusat di Belanda, pada tahun 2014 Philips membukukan  penjualan sebesar EUR 21,4 miliar dan mempekerjakan sekitar 108.000 karyawan dengan penjualan dan pelayanan di lebih dari 100 negara. Perusahaan ini adalah pemimpin  dalam perawatan jantung, perawatan akut dan perawatan kesehatan di rumah, solusi pencahayaan dengan penggunaan energi yang efisien dan aplikasi pencahayaan yang baru, juga alat cukur dan perawatan pria serta kesehatan mulut. Berita mengenai Philips dapat dilihat di www.philips.com/newscenter

.

Tentang Platform Digital HealthSuite

Platform digital HealthSuite merupakan sebuah infrastruktur TI terbuka yang mendukung pengumpulan data terkait kesehatan dan gaya hidup seseorang secara aman, serta memungkinkan integrasi dan analisa dari data-data tersebut. Platform ini memungkinkan proposisi Philips yang menghubungkan alat pengukur kesehatan dengan analisa data berbasis cloud untuk menyediakan tindak lanjut berbasis aplikasi dari kesehatan pribadi dan programs klinis, mendorong kolaborasi antar-konsumen, pasien dan pengasuh dalam arti yang terluas. Berbasis umpan balik yang ramah pengguna dan komprehensif, konsumen, pasien dan pengasuh bisa membuat keputusan terkait kesehatan dan gaya hidup dengan lebih percaya diri.

.

Tentang Radboud University Medical Center

Pusat studi kedokteran Universitas Radboud merupakan institusi perawatan pasien, riset dan edukasi, serta pelatihan yang terletak di Nijmegen, Belanda. Misi kami adalah untuk memberikan dampak signifikan pada layanan kesehatan. Kami bertujuan untuk menjadi pelopor dalam pengembangan layanan kesehatan yang inovatif, berkelanjutan dan terjangkau. Dengan menawarkan kualitas yang baik, layanan kesehatan partisipatif dan terpersonalisasi, keunggulan operasional serta jaringan berkelanjutan. Pegawai kami yang mencapai hampir 10,000 karyawan dan lebih dari 3,000 siswa telah melakukan yang terbaik setiap hari untuk memberikan kontribusi positif bagi masa depan layanan kesehatan dan ilmu kedokteran.

.