1

Cara makan dengan baik saat menyusui

ASI punya jauh lebih banyak manfaat dari sekadar mengenyangkan perut bayi Anda. Temukan manfaat kesehatannya yang luar biasa di bawah ini, dan cara-cara untuk membantu tubuh Anda memproduksinya.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi


ASI lebih pintar dari yang mungkin Anda bayangkan. ASI bukanlah sekadar bahan bakar untuk membantu tumbuh kembang bayi Anda, namun juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Setelah beberapa hari terpapar dengan kuman, ASI Anda mengembangkan antibodi khusus untuk melindungi si kecil dari kuman serupa yang Anda hadapi. ASI sangat pintar!

Mengembangkan selera makan bayi


Ketika Anda menyusui, bayi meminum apa pun yang Anda makan. Bukan sekadar nutrisi dan antibodi yang disalurkan. Cita rasa dari makanan yang Anda nikmati juga mengalir ke dalam ASI Anda. Sekalipun bayi biasanya cenderung menyukai rasa manis, ASI Anda dapat memberi mereka beraneka ragam cita rasa. Ini dapat membantu memperluas selera mereka, yang berarti di kemudian hari mereka akan lebih jarang rewel pada waktu makan.

Memproduksi lebih banyak susu


Penelusuran cepat secara online akan menampilkan beragam makanan yang "bisa" meningkatkan suplai ASI Anda saat menyusui. Namun, sebagian besar klaim tersebut hanyalah anekdot, tanpa fakta ilmiah nyata yang dapat mendukungnya. Sebenarnya, tidak ada cara pasti untuk meningkatkan produksi ASI Anda. Jadi, saran kami hanyalah untuk makan secara rutin dan bergizi. Usahakan untuk tidak melewatkan jam makan dan terus isi perut Anda dengan makanan bergizi, seperti sayuran, protein, lemak sehat, dan karbohidrat.

Minum untuk dua orang


ASI terdiri dari 88% air, jadi Anda akan lebih haus dari biasanya selagi menyusui. Penting bagi Anda untuk tetap terhidrasi, tetapi tidak perlu memaksakan diri untuk minum lebih banyak. Ada baiknya Anda menyediakan seteko penuh air dan gelas di dekat tempat Anda biasa menyusui, sehingga Anda dapat meneguk air secara berkala untuk meredakan rasa haus dan menggantikan air yang hilang saat Anda menyusui.

Harap diketahui bahwa informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya ditujukan sebagai saran umum dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis profesional. Apabila Anda atau keluarga atau anak Anda menderita gejala atau kondisi yang akut atau terus menerus, cari pertolongan medis profesional. Philips AVENT tidak bertanggung jawab atas segala kerugian akibat penggunaan informasi yang kami sediakan di situs web ini.

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.