1

10 Tips Sukses Menyusui

  1. Memberi ASI rutin kepada bayi Anda saat dia lapar akan memastikan suplai ASI Anda bertambah sesuai kebutuhan bayi. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang Anda hasilkan untuknya.
  2. Mulut bayi harus terbuka lebar untuk menyusu dengan benar. Sebagian besar permukaan payudara harus masuk kedalam mulut bayi agar si Kecil dapat menyusu dengan baik dan efisien - bukan hanya mengisap puting saja.
  3. Menyusui semestinya tidak menyakitkan jika Anda dan bayi Anda melakukannya dengan benar. Periksa bentuk puting Anda saat bayi melepaskan payudara Anda. Bentuknya harus bundar dan tampak normal, tidak terlihat seperti “dicubit” atau tak beraturan.
  4. Daun kubis hijau yang dingin sangat bagus untuk mengompres payudara yang membengkak saat ASI Anda mulai melimpah. Sisipkan ke dalam BH Anda selama kurang-lebih setengah jam setelah setiap kali menyusui.
  5. Dorong bayi untuk mengosongkan payudara pertama setiap kali menyusu. Dengan demikian, dia akan selalu mendapatkan ASI awal yang meredakan rasa hausnya dan ASI yang lebih kental kemudian.
  6. Rata-rata, bayi yang menyusu ingin minum ASI setiap 2-4 jam. Setiap pemberian ASI bisa berlangsung selama 10 menit hingga lebih dari satu jam, awalnya. Setiap ibu dan bayi unik dan memiliki pola pemberian ASI sendiri
  7. Terimalah segala bantuan yang dapat Anda terima dari orang-orang di sekitar Anda selama minggu-minggu pertama, sehingga Anda dapat berkonsentrasi pada pemberian ASI dan merawat diri sendiri serta bayi Anda.
  8. Untuk keluhan perut dan masuk angin di bulan pertama, cobalah menegakkan bayi ke bahu Anda setelah menyusu, sambil mengelus dan menepuk-nepuk punggungnya. Gendonglah bayi dan beri pelukan menenangkan – Anda belum bisa memanjakannya di usia ini.
  9. Krim puting lanolin dapat membantu meredakan iritasi pada puting Anda di minggu-minggu pertama menyusui. Gunakan sedikit krim pada puting setelah menyusui saja.
  10. Tanda-tanda bayi Anda mendapatkan cukup ASI: bayi tenang di antara waktu makan, bangun dalam interval tertentu untuk menyusu, kotorannya kuning dan lembek, banyak mengompol, dan berat badannya meningkat secara teratur.

Harap diketahui bahwa informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya ditujukan sebagai saran umum dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis profesional. Apabila Anda atau keluarga atau anak Anda menderita gejala atau kondisi yang akut atau terus menerus, cari pertolongan medis profesional. Philips AVENT tidak bertanggung jawab atas segala kerugian akibat penggunaan informasi yang kami sediakan di situs web ini.

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.