• Tenaga kesehatan
  • Tentang kami
  • Tentang kami
  • Pusat berita
  • Hubungan Investor
  • Karier
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • Produk konsumenProduk konsumen
    • Beranda
    • Dukungan konsumen
    • Pendaftaran produk
    • Akun My Philips
  • Tenaga kesehatanTenaga kesehatan
    • Beranda
    • Kontak & dukungan
    • Portal layanan pelanggan
    • Pusat sumber daya
  • Solusi bisnis lainnyaSolusi bisnis lainnya
    • Penerangan
    • Automotif
    • Solusi pendengaran
    • Lainnya
    • Solusi tampilan
    • Solusi dikte
  • Tentang kamiTentang kami
    • Beranda
    • Pusat berita
    • Hubungan Investor
    • Karier
    • Lainnya
    • Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
    • Inovasi
  • BerlanggananBerlangganan
    • Informasi terbaru tenaga kesehatan
    • Berita perusahaan & siaran pers
  • Ikuti informasi terbaruIkuti informasi terbaru
    • Pilih negaraIndonesia (Bahasa)
    • Pemberitahuan Privasi
    • Ketentuan penggunaan
    • Pemberitahuan Cookie
    © Koninklijke Philips N.V., 2004 - 2026. Seluruh hak cipta.
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    ‌
    Keluarga bahagia menikmati waktu bersama saat matahari terbenam
    Laporan Indonesia​ | Future Health Index 2025

    Membangun Kepercayaan pada AI dalam Layanan Kesehatan

    Dari sudut pandang pasien dan tenaga kesehatan

    Riset Indonesia

    Kecerdasan buatan (AI) telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam bidang Kesehatan. Namun, potensi dari AI ini belum sepenuhnya dimanfaatkan. ​

    Laporan Future Health Index tahun ini membahas potensi AI, bagaimana saat ini teknologi AI sudah membantu tenaga kesehatan dan pasien, serta apa yang dibutuhkan untuk membangun kepercayaan terhadap AI di bidang kesehatan. Kepercayaan ini penting agar teknologi AI dapat lebih mudah diadopsi dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien.

    Survei global terbesar di bidangnya ini menganalisis pandangan para tenaga kesehatan dan pasien mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital dalam layanan kesehatan.

    Pengalaman perawatan tertunda: 51%, kondisi kesehatan memburuk: 45%
    Pasien Menunggu untuk Mendapatkan Perawatan

    Perawatan yang tertunda memiliki konsekuensi. Para pasien melaporkan kondisi kesehatan mereka yang memburuk karena tidak segera mendapatkan pemeriksaan dokter.

    Manfaat AI dalam layanan kesehatan: peningkatan efisiensi, pengurangan beban administratif, dan perawatan pasien yang lebih cepat
    AI dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih cepat

    Peningkatan beban administrasi dapat menghambat para tenaga kesehatan untuk melakukan hal yang mereka sukai: menghabiskan waktu bersama pasien.

    Kepercayaan terhadap AI: tenaga kesehatan 84%, pasien 74%
    Kepercayaan terhadap AI Tinggi, Namun Dukungan yang Etis Tetap Esensial

    Mayoritas tenaga kesehatan (84%) dan pasien (74%) di Indonesia optimis bahwa AI dapat meningkatkan hasil layanan kesehatan. Namun, kepercayaan ini perlu diperkuat melalui implementasi yang etis, transparan, dan relevan secara budaya.

    Kami yakin AI dapat meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan di Indonesia. Dengan penggunaan yang bertanggung jawab, teknologi ini akan membawa dampak nyata bagi pasien dan tenaga kesehatan.
    Astri Ramayanti Dharmawan
    Astri Ramayanti Dharmawan
    Presiden Direktur Philips Indonesia
    Keluarga bahagia menikmati waktu bersama saat matahari terbenam
    Unduh laporan lengkap Indonesia
    Seorang wanita tersenyum saat seorang anak perempuan memeluknya dari belakang di luar ruangan
    Laporan global
    Silahkan lihat laporan global
    Laporan per negara
    • Amerika Serikat
    • Belanda
    • Spanyol
    • Jerman
    • India
    • Indonesia
    • Jepang
    • Australia
    • Korea Selatan
    • Kanada
    • Prancis
    • Afrika Selatan
    • Tiongkok
    • Brasil
    • Arab Saudi
    Logo Future Health Index 2025

    Future Health Index adalah laporan global yang diprakarsai oleh Philips

    Pada Future Health Index tahun ini, kami melakukan riset kuantitatif eksklusif yang melibatkan hampir 2.000 tenaga kesehatan dan lebih dari 16.000 pasien di 16 negara (Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Belanda, Arab Saudi, Spanyol, Afrika Selatan, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat). Dua survei kuantitatif dilakukan oleh Accenture Song, grup kreatif terbesar di dunia berbasis teknologi, menggunakan metodologi survei online (CAWI – Computer-Assisted Web Interviewing). Survei ini dilakukan dari bulan Desember 2024 hingga Maret 2025.

    Untuk metodologi selengkapnya, silahkan klik di sini.