AI mulai memberikan dampak yang terukur dalam layanan kesehatan di Indonesia. Bagi banyak tenaga kesehatan, manfaatnya mencakup pengurangan beban administratif, peningkatan efisiensi alur kerja, perluasan kapasitas layanan, dan peningkatan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Tenaga kesehatan semakin sering memanfaatkan AI dalam praktik sehari-hari untuk mendukung pengambilan keputusan dan pemberian layanan kesehatan. Banyak pasien juga berpendapat bahwa kemampuan menggunakan AI akan menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan mereka. Namun, adopsi AI berkembang lebih cepat daripada kesiapan sistem, pelatihan, dan infrastruktur yang dirancang untuk mendukungnya. Future Health Index 2026 merupakan survei global terbesar yang mengkaji bagaimana AI digunakan dalam layanan kesehatan dan manfaat nyata yang dihadirkan bagi tenaga kesehatan dan pasien.




Future Health Index merupakan riset yang diprakarsai oleh Philips Edisi ke-11 Future Health Index 2026 mengungkap dampak nyata AI dalam layanan kesehatan, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang dibutuhkan untuk memperluas manfaat tersebut dalam skala yang lebih besar. Dua survei kuantitatif dilakukan terhadap lebih dari 2.000 tenaga kesehatan dan lebih dari 20.000 pasien di 10 negara (Brasil, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Belanda, Arab Saudi, Inggris, dan Amerika Serikat). Survei ini dilaksanakan pada Februari hingga April 2026.
You are about to visit a Philips global content page
Continue