Pengasuhan Anak

5 langkah untuk membuat kamar bayi yang ramah lingkungan

Oleh Philips

10/25/2022

2-5 mnt. baca

Ruang bayi yang dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk perawatan bayi

Apakah Anda pernah menghitung jejak karbon yang Anda hasilkan? Tahukah Anda anak-anak pun menghasilkan jejak karbonnya sendiri? Ini dikarenakan seorang bayi memerlukan banyak hal. Membeli bak mandi bayi, pakaian, dan celemek juga bisa menambah jejak karbon yang dihasilkan si buah hati, bahkan sebelum ia bisa berjalan.

Namun, setiap langkah kecil berarti untuk mengurangi dampak lingkungan dari memiliki seorang bayi. Bagaimana kalau Anda coba memulai dengan kamar bayi yang nyaman serta ramah lingkungan? Ikuti rencana 5 langkah kami yang akan memandu Anda di setiap langkah. 

Sekilas

  • 1. Gunakan cat ramah lingkungan yang aman bagi bayi
  • 2. Pilih perabot dengan penuh kasih sayang
  • 3. Pilihlah matras organik
  • 4. Mainan ramah lingkungan
  • 5. Jaga kebersihan

1. Gunakan cat ramah lingkungan yang aman bagi bayi

Cat biasa (bahkan yang berbahan dasar air) mengandung senyawa organik yang mudah menguap, bahan kimia, dan fungisida; hal-hal yang sebaiknya dijauhi si kecil. Coba ganti cat Anda dengan cat ramah lingkungan yang dibuat dari bahan-bahan alami. Beberapa cat mungkin lebih ramah lingkungan dibanding yang lain, jadi pastikan Anda mencari informasi tentang cat yang aman bagi anak dan juga lingkungan sebelum membeli. Kualitasnya pasti terjamin karena cat ramah lingkungan juga memiliki banyak pilihan warna dan sama tahan lamanya dengan cat biasa.

2. Pilih perabot dengan penuh kasih sayang

Saat memilih perabot untuk bayi, pilihlah yang terbuat dari kayu solid. Veneer dan kayu laminasi mengandung berbagai bahan kimia yang akan menguap seiring waktu. “Reuse” dan “recycle” adalah salah satu konsep terpenting hidup ramah lingkungan, jadi pertimbangkan juga penggunaan perabot seken. Teman atau keluarga Anda mungkin memiliki peti atau lemari yang masih bagus, atau carilah di toko barang seken di sekitar Anda. Perabot seken bisa diampelas lalu dicat ulang (dengan cat ramah lingkungan) agar tampak baru. Jangan lupa untuk memakai pelindung saat mengampelas dan pastikan semua barang seken tersebut telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

3. Pilihlah matras organik

Pilihlah matras bayi organik. Ingat, si kecil menghabiskan hingga 14 jam sehari di matras tersebut. Matras non-organik dapat mengandung bahan kimia dan racun. Sebaiknya pilih juga perlengkapan tidur organik yang harganya relatif sebanding dengan perlengkapan tidur non-organik jika Anda tahu di mana harus membelinya.

4. Mainan ramah lingkungan

Si kecil pasti perlu mainan, tetapi mainannya tidak harus yang menggunakan baterai seperti yang marak dijual saat ini. Mainan semacam ini cenderung cepat rusak dan akhirnya terbuang percuma. Pilihlah mainan dari kayu yang ramah lingkungan, tahan lama, tapi tetap akan menghibur si buah hati.

5. Jaga kebersihan

Anda sudah menghabiskan waktu dan uang untuk menciptakan kamar bayi sempurna yang ramah lingkungan bagi si kecil. Jadi kenapa tidak dibersihkan juga dengan bahan pembersih yang organik? Ada banyak varian produk pembersih organik untuk Anda pilih. Selain ramah lingkungan, produk tipe ini juga mencegah si kecil bersentuhan dengan bahan kimia yang berpotensi membahayakan.

Anda tidak wajib melakukan ini semua. Namun ingat, setiap langkah kecil untuk melestarikan lingkungan akan berdampak positif pada jejak karbon keluarga Anda dan Bumi yang kita huni ini.

Ditulis oleh Philips Avent dengan kolaborasi bersama ilmuwan dan psikolog perinatal

Daftar sekarang & dapatkan Welcome Voucher DISKON 20%

  • Member-exclusive offers.
  • Early access to sales.
  • News on product launches and tips for healthy lifestyles.

Saya ingin menerima komunikasi promosi tentang produk, layanan, acara, dan promosi Philips berdasarkan preferensi dan perilaku saya. Saya dapat berhenti berlangganan kapan saja.

  • Member-exclusive offers.
  • Early access to sales.
  • News on product launches and tips for healthy lifestyles.