Menyusui

Panduan dan Cara Menyimpan ASI

Oleh Philips

03/12/2024

2-5 mnt. baca

Comfortable sofa scene with nursing pillow

Sebagai seorang Ibu baru, pasti ada banyak sekali pertanyaan yang tercetus dalam pikiran Anda, apalagi jika Anda seorang Ibu bekerja yang memilih untuk menyusui bayi Anda. Karena Anda kemungkinan besar akan berjauhan dengan bayi Anda, mungkin Anda sudah berencana untuk menyusui bayi Anda dengan ASI perah . Namun bagaimana cara penyimpanan ASI yang baik? Apakah Anda membutuhkan freezer ASI khusus? Berapa lama maksimal waktu penyimpanan ASI? Jangan jadikan pertanyaan-pertanyaan ini momok dalam perjalanan Anda menyusui si kecil dan simak artikel berikut tentang cara-cara penyimpanan ASI perah.

Sekilas

  • Menyimpan ASI
  • Berapa lama ASI bisa bertahan?
  • Cara penyajian ASI perah

Menyimpan ASI

  • Jaga kesegaran ASI dengan menyimpannya dalam gelas penyimpanan asi. Semua gelas penyimpanan asi dilengkapi dengan penutup yang aman untuk mengunci kesegarannya dan memudahkan penyimpanan ASI. Jangan lupa mencuci dan melakukan sterilisasi wadah penyimpan ASI dan pompa ASI sebelum digunakan.
  • Selalu gunakan label/buat catatan pada botol atau kantong ASI perah dengan mencantumkan tanggal dan waktu pemerahan ASI. Gunakan spidol tahan air agar tulisan tidak luntur dan gunakan ASI dari freezer ASI/kulkas ASI sesuai tanggal dan waktu pemerahan yang paling lama sesuai prinsip First In First Out.
  • Untuk penyimpanan ASI perah dalam kulkas, hindari menyimpan ASI pada pintu kulkas karena bagian tersebut mudah terpapar udara dan suhu luar. 

Berapa lama ASI bisa bertahan?

Anda bisa melihat panduan mudah di bawah ini mengenai daya tahan dan waktu penyimpanan ASI, termasuk cara menyimpan ASI di kulkas dan freezer:

Suhu penyimpanan Daya tahan ASI

ASI yang baru diperah

Ruangan hangat 27-32 0C 3-4 jam

Suhu ruang 16-26 0C 4-6 jam

ASI dalam kulkas

ASI yang baru diperah 0-4 0C 3-8 hari (sebaiknya digunakan
sesegera mungkin)

ASI yang baru dicairkan dari keadaan beku 0-4 0C 12 -24 jam

ASI dalam freezer (kulkas 2 pintu) - 18 0C 6-12 bulan

Patut diingat bahwa ASI beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali sehingga apabila bayi tidak menghabiskannya dalam waktu 24 jam (simpan di kulkas), sisanya harus dibuang. Karena alasan inilah maka sebaiknya Anda menyimpan ASI dalam wadah untuk satu kali porsi minum bayi. Jangan mencampur ASI yang baru dicairkan dengan yang baru diperah, sebaiknya simpan dulu keduanya di dalam kulkas ASI sampai suhu keduanya sama, baru dicampur.

Cara penyajian ASI perah


Cara menyajikan ASI pada bayi juga tak kalah pentingnya. Berikut beberapa tips untuk menyiapkan ASI perah untuk si bayi:

  • Jangan menggunakan microwave untuk mencairkan atau menghangatkan ASI, karena titik panas bisa membuat lidah bayi Anda seperti terbakar. Proses pencairan tiba-tiba dan pemanasan dalam microwave juga dapat merusak kandungan nutrisi dan antibodi di dalam ASI.

  • Untuk mencairkan ASI beku, Anda dapat meletakkannya di dalam kulkas 12-24 jam sebelum diminumkan kepada bayi sampai ASI beku mencair. Sebaiknya jangan mencairkan ASI beku dengan membiarkannya berada pada suhu ruang.

  • Jika Anda butuh cara mencairkan yang lebih cepat, Anda bisa menempatkan ASI beku di bawah air dingin yang mengalir, kemudian ganti dengan air hangat mengalir. Setelahnya Anda dapat meletakkan ASI tersebut di dalam mangkuk berisi air hangat.

  • Anda juga dapat mencairkan dan menghangatkan ASI beku dengan cepat menggunakan penghangat ASI elektrik/ bottle warmer.
  • Apabila Anda melihat dua lapisan berbeda warna pada ASI perah yang sudah dicairkan, jangan khawatir karena lapisan tersebut hanyalah lapisan susu berlemak (hindmilk) dan lapisan susu cair (foremilk). Kocok perlahan sampai kedua lapisan tersebut menyatu.

  • Minumkan ASI perah kepada bayi dengan menggunakan cup feeder atau botol susu bayi dengan dot yang menyerupai puting payudara Ibu untuk memudahkan Anda mengombinasikan menyusui langsung dan menyusui dengan botol.

Produk yang direkomendasikan

Daftar sekarang & dapatkan Welcome Voucher DISKON 20%

  • Member-exclusive offers.
  • Early access to sales.
  • News on product launches and tips for healthy lifestyles.

Saya ingin menerima komunikasi promosi tentang produk, layanan, acara, dan promosi Philips berdasarkan preferensi dan perilaku saya. Saya dapat berhenti berlangganan kapan saja.

  • Member-exclusive offers.
  • Early access to sales.
  • News on product launches and tips for healthy lifestyles.