ID
EN
1

Secangkir teh herbal selama kehamilan

 

Meluangkan waktu sejenak untuk meminum secangkir teh selama kehamilan adalah
waktu yang tepat untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Tapi apa yang bisa Anda minum untuk mengurangi atau menghilangkan asupan kafein Anda? Teh herbal banyak dianggap aman untuk perempuan hamil (walau belum pernah dibuktikan), tetapi ada beberapa yang perlu Anda hindari.

 

Hindari ….

 

Beberapa teh dianggap tidak aman selama kehamilan karena berpotensi menimbulkan efek samping. Yang harus dihindari:

 

  • Teh St John's wort (dapat mencegah penyerapan zat besi, mineral penting untuk perempuan hamil dan bayinya)
  • Teh akar Liquorice (diyakini ada kaitan antara konsumsi teh akar Liquorice dengan kelahiran prematur)
  • Teh ginseng (ini dapat menyebabkan masalah perkembangan janin dan harus dihindari selama kehamilan)
  • Teh Pennyroyal (ini dapat merangsang kontraksi rahim dan harus dihindari selama kehamilan)
  • Teh ephedra (ephedra harus dihindari selama kehamilan karena dapat merangsang kontraksi rahim. Telah ditemukan beberapa kejadian di mana teh ini menembus plasenta dan meningkatkan denyut jantung janin)• Teh yarrow (yarrow adalah pelemas otot dan diduga berkaitan dengan risiko keguguran)
  • Teh Dong quai (ramuan ini dapat merangsang pendarahan)

Konsumsi secukupnya…

 

Teh berikut mengandung kafein dan karena wanita hamil disarankan untuk membatasi asupan kafein hingga kurang dari 200 mg setiap hari, konsumsilah dengan secukupnya. Jika Anda mencoba menghindari kafein selama kehamilan, hindari teh berikut:

 

  • Teh hitam
  • Teh hijau
  • Teh chai
  • Teh Earl Grey
  • Teh Oolong
  • Teh Darjeeling
  • Teh Lapsang souchong
  • Teh hitam Golden monkey
  • Teh leci
  • Teh Hong mao
  • Teh Nilgiris

Tetapi bagaimana dengan teh hijau?

 

Ada beberapa perdebatan tentang seberapa aman teh hijau untuk wanita hamil. Teh ini mengandung kafein dan asupannya harus dibatasi, tetapi ada juga bukti yang menunjukkan bahwa teh ini dapat mengurangi penyerapan asam folat. Asam folat sangat penting selama kehamilan, terutama selama trimester pertama, sehingga beberapa wanita memilih untuk menghindari teh hijau sama sekali selama kehamilan.

Teh yang dianggap aman

 

Tidak ada uji klinis dan tidak ada bukti yang pasti mengenai keamanan teh herbal. Namun, teh herbal berikut ini dianggap aman untuk diminum (dalam jumlah sedang) selama Anda hamil:

 

  • Teh daun raspberry (dianggap aman setelah mencapai minggu ke-24, tetapi harus dihindari sebelum saat itu)
  • Teh peppermint (teh yang sering digunakan untuk mengatasi mual pada awal kehamilan)
  • Teh daun dandelion (tinggi kalium)
  • Teh Rooibos (bebas kafein dan penuh antioksidan)

 

Beberapa tenaga kesehatan akan menyarankan untuk membatasi asupan teh herbal Anda hingga hanya satu atau dua cangkir sehari. Di Inggris Raya, NHS menyarankan untuk membatasi konsumsi teh herbal hingga empat cangkir per hari. 

 

Jika Anda memiliki kekhawatiran, selalu bicarakan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan Anda tentang teh herbal mana yang aman untuk Anda. Jika ingin lebih berhati-hati, Anda bisa berhenti mengonsumsi teh sampai setelah bayi Anda lahir.

 

Ditulis oleh Tim Health & Parenting

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.