ID
EN
1
Alergen yang ada di rumah - Serbuk sari

Alergen yang ada di rumah: Serbuk sari

Dan bagaimana Philips dapat membantu

Bacaan 5 menit

Kami percaya selalu ada cara untuk membuat hidup lebih baik. Itulah sebabnya, kami berdedikasi untuk menciptakan solusi menyeluruh guna membantu meningkatkan kualitas udara di rumah. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari salah satu pemicu alergi sistem pernapasan yang paling umum – yaitu, serbuk sari – dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menangkap dan mengontrolnya.

 

Jadi, apa sebenarnya serbuk sari itu?

Sistem kekebalan tubuh Anda melindungi Anda dari penyerang asing, seperti bakteri, jamur, dan virus, yang dapat menyebabkan infeksi. Akan tetapi, jika Anda memiliki alergi, sistem kekebalan tubuh Anda akan keliru menilai suatu zat yang biasanya tak berbahaya bagi kebanyakan orang, lalu menganggapnya sebagai ancaman – dan menyerangnya. Salah satu zat ini adalah serbuk sari.

 

Mari kita cermati bersama

Alergen dapat digolongkan menjadi alergen luar ruangan dan dalam ruangan. Serbuk sari merupakan salah satu alergen luar ruangan yang paling umum. Serbuk sari terdiri dari serbuk tepung sari tunggal yang mengandung sel reproduksi jantan. Tanaman yang mengalami penyerbukan melalui angin biasanya melepaskan serbuk sari terbanyak untuk memastikan penyerbukan. Debu ringan ini dapat menempuh ratusan kilometer – semakin berangin cuacanya, serbuk sari akan semakin tersebar luas, dan semakin tinggi juga konsentrasinya. Namun, hujan mendorong serbuk sari ke tanah, sehingga menurunkan risiko Anda untuk menderita gejala demam akibat alergi serbuk sari. Bagi sebagian orang, beberapa butir serbuk sari saja sudah cukup untuk memicu reaksi alergi yang berat.[1][2]

 

Meskipun serbuk sari terutama dikategorikan sebagai alergen luar ruangan, penting untuk diketahui bahwa partikel serbuk sari dapat dengan mudah masuk ke rumah Anda.

 

[1] www.ecarf.org/en/information-portal/allergies-overview/pollen-allergy/

[2] www.webmd.com/allergies/how-weather-affects-allergies

Alergen yang ada di rumah - jenis-jenis serbuk sari dan kapan munculnya

Apa saja jenis-jenis serbuk sari, dan kapan biasanya serbuk sari muncul?

 

1. Serbuk sari rumput

Musim: Biasanya musim semi (April hingga Juni), tetapi serbuk sari juga dapat terdeteksi pada bulan September di negara-negara kawasan selatan

 

2. Serbuk sari gulma

Musim: Terutama selama musim panas, tetapi bisa berada di atmosfer jauh lebih lama di kawasan Mediterania

 

3. Serbuk sari pohon

Musim: Biasanya musim semi dan musim panas, tetapi sama seperti jenis-jenis serbuk sari lainnya di atas, waktu tepatnya dapat beragam di berbagai wilayah Eropa dan bahkan dari tahun ke tahun

 

Banyak negara membuat kalender serbuk sari yang menunjukkan periode-periode khusus, yang dapat Anda gunakan untuk mengantisipasi munculnya berbagai jenis serbuk sari. Untuk informasi lebih lanjut, silakan periksa situs web tentang grup pasien demam alergi serbuk sari setempat.

 

Bagaimana cara melacak serbuk sari?

Untungnya, ada prakiraan serbuk sari. Ini didasarkan pada berbagai faktor lingkungan dan musiman, termasuk jumlah serbuk sari yang ada pada saat ini dan sebelumnya, serta kondisi cuaca. Prakiraan serbuk sari dapat membantu penderita alergi merencanakan hari mereka. Anda dapat menemukan prakiraan serbuk sari untuk wilayah Anda melalui Aplikasi Philips Clean Home+ atau secara daring.

 

Apa yang dimaksud dengan jumlah serbuk sari?

Jumlah serbuk sari adalah hitungan serbuk sari di udara selama jangka waktu tertentu dan dinyatakan dalam butiran serbuk sari per meter kubik udara. Jumlah serbuk sari biasanya mewakili konsentrasi jenis-jenis serbuk sari tertentu. Semakin tinggi jumlah serbuk sari yang membuat Anda alergi, semakin besar kemungkinan Anda untuk menunjukkan gejala alergi.

 

Bagaimana cara menghindari serbuk sari?

Karena serbuk sari dapat terbawa ke rumah Anda melalui berbagai hal, seperti pakaian dan hewan peliharaan, penting bagi Anda untuk berusaha menghindarinya saat berada di luar ruangan. Berikut ini beberapa petunjuk yang bisa membantu:

 

  • Pantau prakiraan serbuk sari setiap hari dan tetaplah berada di dalam ruangan sebisa mungkin jika jumlahnya tinggi
  • Jika Anda harus keluar rumah, gunakan balsem penghalang alergen yang efektif di sekitar tepi lubang hidung untuk menghalangi masuknya serbuk sari
  • Kenakan kacamata hitam besar untuk melindungi mata Anda dari serbuk sari
  • Jika Anda pergi ke tempat kerja, hindarilah bersepeda, berjalan kaki, atau berkendara dengan jendela terbuka selama musim serbuk sari
  • Hindari memotong rumput atau menyapu dedaunan
  • Pada hari-hari dengan jumlah serbuk sari tinggi, langsung masukkan pakaian Anda ke mesin cuci dan segeralah mandi begitu Anda tiba di rumah
  • Hindari mengeringkan pakaian pada tali jemuran di luar rumah ketika jumlah serbuk sari sedang tinggi
  • Gunakan tetesan air garam untuk membersihkan serbuk sari dari tepi mata Anda[3][4][5]

 

Philips Air Purifier memiliki penyaringan multi-lapis canggih bawaan yang mampu menghilangkan 99,97% alergen yang tersebar di udara, seperti serbuk sari. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana Anda dan keluarga Anda dapat menikmati udara yang bersih dan lebih sehat, cukup ikuti tautan ini.

 

Mari hirup bedanya, hari ini.

 

[3] patients.eaaci.org/pollen/

[4] www.nhs.uk/Conditions/Hay-fever/Pages/Introduction.aspx

[5] www.webmd.com/allergies/features/allergies-and-exercising-outside

Selengkapnya tentang artikel Kualitas udara

  • Alergen yang ada di rumah

    Alergen yang ada di rumah

    Baca
  • Alergen yang ada di rumah

    Alergen yang ada di rumah

    Baca
  • Alergen yang ada di rumah

    Alergen yang ada di rumah

    Baca
  • Tungau Debu

    Tungau Debu

    Baca
  • Alat pemurni udara dapat membantu mengurangi tingkat aerosol

    Alat pemurni udara dapat membantu mengurangi tingkat aerosol

    Baca

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.