1

Waktu Baca: 5 Menit

Beranda ›› Pahami mengapa bayi Anda menangis

Beranda ›› Pahami mengapa bayi Anda menangis

Pahami mengapa bayi Anda menangis

Semua orang menyukai bayi yang baru lahir, bukan? Mereka lembut, manis, dan memikat hati, dan mereka tercium begitu harum. Bayi baru lahir bagaikan bidadari cilik. Mereka langsung membahagiakan hati Anda dan membuat Anda percaya akan mukjizat. Atau, setidaknya, itulah yang semestinya Anda katakan, bukan?

Kenyataannya, bayi baru lahir benar-benar bisa seperti itu – dan dalam berbagai kesempatan, memang demikianlah mereka. Akan tetapi, mereka juga bisa mendatangkan kerja keras. Juga agak melelahkan. Kadang, mereka bisa menangis berjam-jam tanpa henti, sampai Anda kebingungan dan kelelahan serta sama sekali tidak yakin apakah Anda cukup memenuhi persyaratan untuk mengasuh anak atau tidak.

"Karena bayi Anda tidak dapat memberi tahu Anda apa yang diperlukannya, dia tidak memiliki pilihan selain menarik perhatian orang kepada dirinya dengan berbagai macam rengekan, air mata, hingga teriakan keras."

Bayi baru lahir tidak melakukan banyak hal selain menyusu, buang air, tidur, dan menangis. Ketika Anda hanya memiliki sejumlah hal yang mampu Anda kerjakan dengan baik, semua itu akan terpakai sepenuhnya. Artinya, sebanyak apa pun pelukan manis yang Anda nikmati, sebanyak itu jugalah air mata yang akan Anda tumpahkan.

Namun, mengapa? Dan bagaimana Anda dapat membantu si kecil untuk mengatasi tangisannya, saat Anda sendiri merasa ingin menangis?

Mengapa bayi menangis?


Bayangkan jika Anda tidak memiliki cara untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda. Anda berada di dunia baru, dikelilingi oleh orang-orang yang tampaknya mencintai dan peduli pada Anda, tetapi tidak berbicara dengan bahasa Anda dan tidak selalu mampu memahami apa yang Anda pikirkan atau rasakan. Kemudian, bayangkan bahwa Anda sepenuhnya mengandalkan orang-orang tersebut untuk memenuhi setiap kebutuhan Anda – Anda tidak mampu memberi makan diri sendiri, atau melakukan banyak hal lain. Apa yang akan Anda lakukan untuk mengekspresikan diri ketika kebutuhan Anda tidak terpenuhi? Tentu saja, Anda mungkin akan menangis.

Bayi Anda mungkin menangis karena dia:

 
  • Lapar
  • Ingin digendong
  • Lelah atau terlalu terstimulasi
  • Bosan
  • Popok basah
  • Kepanasan atau kedinginan
  • Hanya ingin dipeluk

Ada sesuatu yang dapat Anda dan/atau pasangan Anda lakukan, untuk mengatasi setiap penyebab tangisan tersebut. Karena Anda juga merasa semakin nyaman menjalankan peran Anda sebagai orang tua, Anda juga menjadi lebih ahli dalam mengetahui alasan sebenarnya di balik tangisan bayi. Anda akan belajar untuk memperhatikan jadwal Anda dan mengetahui bahwa beberapa jam telah berlalu sejak si kecil terakhir kali makan – mungkin rasa lapar memicu tangisan tersebut. Demikian pula, Anda akan belajar memeriksa popok terlebih dahulu saat bayi mulai menangis. Anda akan mengenali berbagai isyarat tersebut, dan sebelum Anda sadari, bayi Anda akan menggunakan air mata untuk berkomunikasi dengan Anda. Agar Anda tahu bahwa dia memerlukan sesuatu.

Kadang, bayi sekadar ingin menangis.


Tentu saja, ada tangisan yang sama sekali tidak memiliki penjelasan. Terutama dalam 4 bulan pertama kehidupan mereka, kadang ada periode ketika bayi menangis tanpa ada solusinya. Itu karena memang tidak ada solusinya. Kadang, bayi sekadar menangis. Sama seperti Anda sesekali mengalami hari yang tidak menyenangkan, bayi Anda juga bisa mengalami peningkatan kepekaan atau rasa sedih sekali-sekali. Dia mungkin merasa kembung, atau giginya sedang tumbuh, atau merasa tidak enak badan. Kadang, bayi hanya ingin menangis.

Jadi, pahamilah bahwa sekalipun Anda tidak bisa menemukan penyebab khusus mengapa bayi Anda menangis, bukan berarti Anda melakukan sesuatu yang salah. Kadang … bayi memang ingin menangis.

Akan tetapi, jika bayi Anda lebih banyak menangis dibandingkan biasanya, atau jika tangisannya bernada tinggi, hubungi dokter Anda. Anda mengenali pola bayi Anda lebih baik dibandingkan siapa pun, jadi jika Anda menemukan sesuatu yang tidak biasa, seperti tangisan lemah atau rintihan, pola tangisan yang berbeda, atau sepertinya bayi Anda kesakitan, jangan ragu menghubungi dokter Anda. Tangisan mendadak bernada tinggi, diikuti keheningan sejenak, kemudian tangisan itu berlanjut, juga bisa menandakan rasa nyeri.

Aplikasi Philips Baby+

Aplikasi Baby+

Panduan & pelacak bayi Anda. Lacak perkembangan bayi Anda dan abadikan momen istimewa selamanya. Dapatkan aplikasi bayi yang mendukung ibu dan ayah!

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.