1

Waktu Baca: 5 Menit

Beranda ›› Sebagai orang tua, apakah kehidupan sosial Anda akan berubah?

Beranda ›› Sebagai orang tua, apakah kehidupan sosial Anda akan berubah?

Sebagai orang tua, apakah kehidupan sosial Anda akan berubah?

Saya sering mempertimbangkan seperti apa kehidupan saya sebagai orang tua. Pertanyaan saya mencakup:

 

  • Apakah semua akan tetap seperti sebelumnya, atau semua aspek kehidupan saya mengalami perubahan setelah menjadi ayah?
  • Bagaimana ini memengaruhi kondisi kepuasan saya pada umumnya?
  • Apakah saya akan senang meluangkan lebih banyak waktu di rumah dan mengurangi pergi ke luar?
  • Masih bisakah saya punya waktu untuk teman-teman?
  • Akankah teman-teman yang masih bujangan atau pasangan yang belum punya anak mulai perlahan-lahan menjauhkan diri karena kurangnya kesamaan mulai melebar di antara kami?

Anda bisa mempertahankan pendapat Anda dan berkata kepada diri sendiri bahwa Anda tetap bisa meluangkan waktu untuk keluar malam bersama teman-teman Anda, minum-minum singkat sepulang kerja, atau sesekali tamasya akhir pekan. Namun, yang tidak Anda antisipasi adalah perubahan terhadap pola pikir Anda sendiri setelah menjadi ayah.

Keluar malam bersama teman-teman Anda?


Saya merasa bersalah. Sudah cukup buruk, saya hampir tidak sempat bertemu anak saya sepanjang minggu karena bekerja, tetapi melewatkan waktu tidur mereka karena kebiasaan keluar malam bersama teman-teman membuatnya tidak lagi menjadi acara kumpul-kumpul menyenangkan yang dahulu saya nikmati. Malam saya selalu terasa suram setiap kali saya menemukan anak saya ternyata sudah tertidur lelap pada waktu saya sampai di rumah.

Sedangkan akhir pekan sering kali sudah dijadwalkan untuk waktu berkualitas bersama belahan jiwa saya dan buah hati kami.


Singkatnya, saya mungkin tidak kehilangan teman sejak menjadi ayah, tetapi saya kehilangan minat terhadap banyak hal. Interaksi sekarang makin jarang, begitu juga acara keluar, khususnya dengan mereka yang tidak lagi sejalan pemikirannya. Ini terasa sama seperti ketika lulus SMU dan mulai berkembang sebagai seorang pribadi — hal yang serupa berlaku dalam hal ini — ini merupakan perkembangan alami, tetapi sebenarnya tidak ada yang Anda ‘lewatkan.’

Perubahan dalam prioritas dan kewajiban memang merupakan faktor penyebab, tetapi di sisi lain, ini juga merupakan pilihan.


Jika bukan pasangan hidup dan anak saya yang menjadi penghalang yang mencegah saya meluangkan waktu bersama teman-teman, maka yang harus dipersalahkan adalah gejala kelelahan masa awal menjadi ayah. Namun, dari segi positifnya, saya sekarang menikmati pergaulan dengan teman-teman lain yang sudah memiliki anak!

Ditulis oleh Alex Sheldon Savva, yang baru pertama kali menjadi ayah menjelang usia 40

Aplikasi Philips Baby+

Aplikasi Baby+

Panduan & pelacak bayi Anda. Lacak perkembangan bayi Anda dan abadikan momen istimewa selamanya. Dapatkan aplikasi bayi yang mendukung ibu dan ayah!

You are about to visit a Philips global content page

You are about to visit the Philips USA website.

Our site can best be viewed with the latest version of Microsoft Edge, Google Chrome or Firefox.