1
Panduan orang tua

Beranda ›› ASI Tersumbat: Gejala dan Penanganan ASI Tidak Keluar
Beranda ›› ASI Tersumbat: Gejala dan Penanganan ASI Tidak Keluar

Saluran ASI Tersumbat: ASI Tidak Keluar

 

Bacaan 6 menit

 

Salah satu tantangan yang dialami ibu-ibu menyusui adalah ASI tidak keluar. ASI tidak keluar dapat disebabkan karena saluran ASI tersumbat. Rasanya seperti benjolan empuk di payudara yang sedikit sakit dan menimbulkan rasa kurang nyaman.

 

Di sini kami akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan ibu-ibu menyusui ini. Dari tips melancarkan ASI, mencari tahu gejala saluran ASI tersumbat, dan informasi-informasi penting lainnya tentang penyumbatan. Jangan lupa untuk menghubungi dokter atau tenaga medis profesional apabila memerlukan informasi lebih.

Tanda-tanda saluran ASI tersumbat

 

Penyebab ASI tidak keluar antara lain karena saluran ASI tersumbat. Sebenarnya apa bedanya saluran ASI tersumbat dengan penyakit lain seperti mastitis? Saluran ASI tersumbat adalah ketika ASI yang tersumbat di payudara menyebabkan drainase saluran ASI kurang bersih. Ini menimbulkan beberapa benjolan halus di sekitar payudara yang terasa kurang nyaman.

 

Gejala-gejala umum penyumbatan saluran ASI termasuk: 1

 

  • Rasa sakit di salah satu daerah payudara
  • Ada benjolan-benjolan halus di salah satu daerah payudara
  • Ada peningkatan suhu di daerah tersebut
  • Ada lepuhan putih yang kecil pada puting

 

Singkatnya, saluran ASI yang tersumbat terjadi ketika ada benjolan yang kurang nyaman pada satu area payudara tanpa ada tanda-tanda sakit atau demam. Apabila ada gejala-gejala yang mirip dengan flu atau demam dan payudara hangat ketika disentuh, maka kemungkinan bisa mastitis. Informasi gejala dan penanganan mastitis bisa dilihat di sini.

Penyebab penyumbatan saluran ASI

 

Ada beberapa hal yang menyebabkan penyumbatan saluran ASI:

 

  • Tidak menghabiskan ASI ketika menyusui
  • Posisi perlekatan yang kurang pas saat menyusui sehingga bayi tidak dapat minum semua ASI
  • Pembengkakan payudara
  • Kelebihan persediaan ASI
  • Berhenti menyusui secara tiba-tiba 
  • Tekanan pada payudara

 

Secara singkat, penyebab dari saluran ASI yang tersumbat biasanya karena masih ada sisa-sisa ASI di payudara atau karena ada tekanan pada payudara yang terus-menerus.

Cara membersihkan saluran ASI yang tersumbat

 

Penting untuk menangani saluran ASI tersumbat sesegera mungkin untuk menghindari infeksi payudara. Berikut adalah cara-cara untuk menangani saluran ASI tersumbat: 2

1. Tetaplah menyusui

 

Ketika sang ibu ingin membersihkan saluran ASInya, para ibu sebaiknya tetap menyusui bayinya untuk memastikan bahwa si bayi menghisap ASI secara penuh. Sang ibu juga bisa menyusui bayinya dari bagian samping puting yang tersumbat setiap dua jam. Ini akan membantu ASI agar tetap tersalurkan dan bisa membersihkan saluran susu yang tersumbat.

 

Kunci dari saluran ASI yang tersumbat adalah rangsangan terhadap arus ASI yang terus-menerus. Bantalan payudara sekali pakai ini akan sangat berguna agar susu tidak membekas pada pakaian.

2. Pijat dan keluarkan ASI sebelum dan setelah menyusui

 

Sebelum memulai menyusui, disarankan ibu-ibu untuk memijat payudara mereka menuju puting secara perlahan-lahan. Ini akan membantu merangsang saluran air susu sebelum memulai proses menyusui. Ketika sudah selesai dengan sesi menyusui, sang ibu dapat mengeluarkan ASI yang masih tersisa di payudara untuk memastikan bahwa tidak ada susu yang tersumbat dalam saluran.

 

Akan ada beberapa momen di mana para ibu tidak bisa bersama bayi mereka ketika menyusui sehingga memerlukan pompa ASI. Pompa ASI manual atau pompa ASI listrik ini mempunyai bantalan pijat yang akan menstimulasi ASI dengan lembut sehingga merangsang arus ASI untuk membersihkan saluran yang tersumbat. 

3. Fokus pada posisi

 

Posisikan dagu bayi ke arah puting yang tersumbat. Dengan cara ini bayi akan fokus menghisap daerah yang tersumbat ketika menyusui, dan mengurangi pori-pori yang tersumbat pada payudara.

 

Ada baiknya juga para ibu mencoba berbagai macam posisi menyusui agar bayi dapat menghisap semua susu dari seluruh bagian payudara.

4. Pakailah kompres hangat

 

Kompres hangat dapat membantu meringankan perasaan kurang nyaman pada daerah payudara yang terkena. Ibu-ibu dapat meletakkan kompres hangat yang basah pada daerah yang tersumbat beberapa kali sehari sembari memijat payudaranya.

5. Pakailah pakaian yang longgar dan nyaman

 

Salah satu penyebab saluran ASI yang tersumbat adalah adanya tekanan pada payudara secara terus-menerus. Pakaian atau BH yang terlalu ketat akan memberikan tekanan berlebih, maka sebaiknya ibu-ibu memakai pakaian yang longgar untuk menangani saluran ASI yang tersumbat.

 

Beberapa ibu juga akan menemukan pori-pori yang tersumbat pada payudara mereka, dan ini bisa juga diatasi dengan memakai pakaian dan BH yang longgar. Pakaian ketat akan membuat ibu-ibu lebih berkeringat dan sulit kering, menyebabkan saluran yang tersumbat

Apabila saluran yang tersumbat tidak dapat diatasi setelah penanganan di atas, sebaiknya menghubungi dokter atau konsultan laktasi agar kondisi tidak berlanjut menjadi infeksi.

Cara menghindari saluran ASI tersumbat

 

Di dunia ideal, setiap ibu ingin terhindar dari saluran ASI yang tersumbat. Walaupun tidak bisa menjamin seorang ibu tidak akan mengalami saluran ASI tersumbat, ada beberapa saran untuk menghindarinya:

 

  • Pastikan ASI di payudara habis sepenuhnya setiap selesai menyusui
  • Menyusui secara teratur dan sesuai jadwal
  • Keluarkan atau pompa ASI di antara sesi menyusui untuk mengosongkan payudara sepenuhnya
  • Hindari posisi yang menekan payudara
  • Kenakan pakaian longgar dan nyaman serta BH tidak berkawat

Ketahuilah kapan harus menghubungi dokter

 

Ibu-ibu jangan panik apabila ASI keluar sedikit atau air susu tidak keluar karena saluran yang tersumbat. Walaupun memang terasa kurang nyaman, hal ini biasa terjadi dan biasanya akan menghilang dengan sendirinya apabila cepat ditangani. Untuk hal-hal seperti mengapa ASI tidak keluar atau cara melancarkan ASI, para orang tua sebaiknya menghubungi dokteratau tenaga medis profesional.

 

Cari tahu lebih tentang tantangan-tantangan menyusui lain dan cara penanganannya.

Anda mungkin suka

Philips Pregnancy+ App

Aplikasi gratis Pregnancy+

Ikuti setiap perkembangan yang dialami buah hati Anda mulai dari masa kehamilan hingga awal pertumbuhan. Proses kehamilan kini semakin informatif dan menyenangkan!

1 www.alodokter.com - Bunda, Ini Cara Mengatasi Rasa Nyeri Akibat Saluran ASI Tersumbat

2 hellosehat.com - 5 Gejala Ini Bisa Menandakan Saluran ASI Tersumbat